Cara menghitung diskon
Harga setelah diskon = harga × (1 − diskon ÷ 100). Persen diskon = (harga awal − harga promo) ÷ harga awal × 100. Diskon bertingkat tidak dijumlahkan.
Istilah dalam diskon
Harga awal (harga normal) adalah harga sebelum diskon. Potongan harga adalah besar diskon dalam rupiah. Harga akhir (harga promo) adalah yang benar-benar dibayar. Persen diskon menunjukkan potongan dibanding harga awal. Persen diskon selalu dihitung dari harga awal, bukan dari harga promo.
Rumus harga setelah diskon
Potongan = harga × diskon ÷ 100; harga akhir = harga − potongan. Dalam satu langkah: harga × (1 − diskon ÷ 100). Rp350.000 diskon 30% = 350.000 × 0,7 = Rp245.000 (hemat Rp105.000).
Pengali yang perlu diingat: diskon 10% → × 0,9; 20% → × 0,8; 25% → × 0,75; 30% → × 0,7; 50% → × 0,5; 70% → × 0,3.
- Harga awal
- 80
- Hemat
- − 20
- Harga setelah diskon
- 60
80 − 80 × 25 ÷ 100 = 60
Diskon dari dua harga
(120 − 90) ÷ 120 × 100 = 25
25%
Mencari persen diskon
Harga awal Rp250.000, harga promo Rp175.000: (250.000 − 175.000) ÷ 250.000 × 100 = 30%. Sepatu yang turun dari Rp899.000 ke Rp599.000 didiskon 33,37%.
Jangan membagi dengan harga promo: 75.000 ÷ 175.000 × 100 = 42,86% bukan persen diskon.
Mencari harga awal
Jika setelah diskon 30% Anda membayar Rp63.000, harga awalnya 63.000 ÷ 0,7 = Rp90.000. Menambah 30% ke Rp63.000 (Rp81.900) adalah cara yang salah.
Diskon bertingkat 50% + 20%
Diskon kedua dihitung dari harga setelah diskon pertama. 50% + 20% = total 60%, bukan 70%: Rp400.000 → Rp200.000 → Rp160.000. Urutan diskon tidak mengubah hasil akhir. Masukkan diskon pertama dan diskon tambahan di kalkulator untuk melihat total diskon dan harga akhirnya sekaligus.
| Diskon pertama | Diskon tambahan | Total diskon |
|---|---|---|
| 50% | 20% | 60% |
| 50% | 10% | 55% |
| 40% | 10% | 46% |
| 30% | 20% | 44% |
| 30% | 10% | 37% |
| 20% | 10% | 28% |
| 10% | 5% | 14,5% |
Diskon dan voucher potongan rupiah
Voucher potongan tetap nilainya berbeda tergantung harga: potongan Rp20.000 pada belanja Rp100.000 sama dengan 20%, tetapi pada Rp500.000 hanya 4%. Jika diskon persen digabung voucher, urutannya berpengaruh: Rp200.000 diskon 20% lalu voucher Rp20.000 = Rp140.000; voucher dulu lalu diskon 20% = Rp144.000.
Promo “beli 2 gratis 1” sama dengan diskon 33,33% untuk tiga barang, dan “beli 1 gratis 1” sama dengan diskon 50% untuk dua barang — tapi hanya menguntungkan jika Anda memang butuh barang tambahannya.
Diskon dan cashback
Cashback tidak mengurangi harga saat membayar, tetapi dikembalikan kemudian (sering dalam bentuk koin atau saldo). Cashback 10% maksimal Rp25.000 pada belanja Rp400.000 hanya bernilai 6,25%, bukan 10%, karena ada batas maksimal.
Diskon naik-turun: jangan tertipu harga coret
Barang seharga Rp100.000 didiskon 20% menjadi Rp80.000. Untuk kembali ke harga awal dari Rp80.000, harga harus naik 25%, bukan 20%. Sebaliknya, jika penjual menaikkan harga 25% dulu lalu memberi “diskon 20%”, harganya kembali tepat ke Rp100.000. Karena itu, catat harga normal barang yang ingin dibeli sebelum musim promo seperti Harbolnas atau tanggal kembar.
Diskon dan ongkos kirim
Saat belanja online, bandingkan total yang dibayar, bukan hanya persen diskonnya. Sepatu Rp899.000 diskon 25% menjadi Rp674.250; ditambah ongkir Rp25.000 totalnya Rp699.250. Toko lain yang menjual Rp680.000 dengan gratis ongkir ternyata lebih murah.
Diskon dan PPN
Harga di toko umumnya sudah termasuk PPN, jadi diskon dihitung dari harga yang tertera. Barang Rp1.110.000 termasuk PPN 11% yang didiskon 10% menjadi Rp999.000, dan PPN di dalamnya menjadi Rp99.000. Urutan diskon dan PPN tidak mengubah hasil karena keduanya perkalian. Hitung PPN di kalkulator PPN.
Cara cepat menghitung diskon di kepala
Hitung 10% dulu dengan menggeser koma, lalu kalikan. Diskon 30% dari Rp260.000: 10% = Rp26.000, jadi 30% = Rp78.000 dan harga akhirnya Rp182.000. Diskon 25% sama dengan membagi 4: potongan Rp260.000 adalah Rp65.000. Diskon 15% = 10% + setengahnya: Rp26.000 + Rp13.000 = Rp39.000.
Untuk penjual: menentukan harga coret yang jujur
Penjual yang ingin memberi diskon tanpa rugi perlu tahu margin awalnya. Barang modal Rp60.000 yang dijual Rp100.000 punya margin 40%. Diskon sampai 40% masih menutup modal, tetapi diskon 50% (harga Rp50.000) sudah merugi Rp10.000 per barang. Selain itu, harga coret sebaiknya harga yang benar-benar pernah dipakai, agar pembeli tidak merasa tertipu dan toko tetap dipercaya.
Dalam promo bertingkat, hitung dulu total diskon sebenarnya. Promo “diskon 40% + 10%” berarti total 46%, sehingga barang Rp100.000 dijual Rp54.000. Pastikan angka ini masih di atas modal ditambah biaya lain seperti ongkir subsidi dan biaya platform marketplace.
Diskon di supermarket: hemat atau tidak?
Promo “beli 3 lebih hemat” perlu dihitung per satuan. Jika satu botol Rp18.500 dan paket 3 botol Rp49.900, harga per botol dalam paket Rp16.633, jadi hematnya 10,09% per botol. Bandingkan juga harga per gram atau per mililiter jika ukuran kemasan berbeda — label harga di rak supermarket biasanya mencantumkannya. Promo paket hanya menguntungkan jika barangnya memang akan habis dipakai sebelum kedaluwarsa; jika tidak, uang yang “dihemat” justru terbuang.
Tabel diskon
| Harga | 10% | 20% | 30% | 50% |
|---|---|---|---|---|
| Rp50.000 | Rp45.000 | Rp40.000 | Rp35.000 | Rp25.000 |
| Rp100.000 | Rp90.000 | Rp80.000 | Rp70.000 | Rp50.000 |
| Rp250.000 | Rp225.000 | Rp200.000 | Rp175.000 | Rp125.000 |
| Rp500.000 | Rp450.000 | Rp400.000 | Rp350.000 | Rp250.000 |
| Rp1.000.000 | Rp900.000 | Rp800.000 | Rp700.000 | Rp500.000 |
| Rp2.500.000 | Rp2.250.000 | Rp2.000.000 | Rp1.750.000 | Rp1.250.000 |
Untuk penjual: diskon dan margin
Barang dengan modal Rp60.000 dijual Rp150.000. Diskon 40% membuat harga jual Rp90.000 dan untungnya tinggal Rp30.000. Cek margin setelah diskon dengan kalkulator margin.
Contoh soal
- Rp45.000 diskon 20%: Rp36.000.
- Rp799.000 diskon 35%: Rp519.350.
- Rp60.000 menjadi Rp42.000: diskon 30%.
- Bayar Rp84.000 setelah diskon 40%: harga awal Rp140.000.
Untuk perhitungan persen lainnya pakai kalkulator persen.
Pertanyaan yang sering diajukan
Bagaimana rumus diskon?
Potongan = harga × diskon ÷ 100; harga akhir = harga − potongan.
Bagaimana menghitung diskon 30%?
Kalikan harga dengan 0,7. Rp150.000 diskon 30% = Rp105.000, hemat Rp45.000.
Bagaimana mencari persen diskon dari dua harga?
(harga awal − harga promo) ÷ harga awal × 100. Dari Rp200.000 ke Rp150.000 = 25%.
Bagaimana mencari harga sebelum diskon?
Bagi harga akhir dengan (1 − diskon ÷ 100). Rp84.000 setelah diskon 40% → Rp140.000.
Apakah diskon 50% + 50% berarti gratis?
Tidak. Diskon kedua dihitung dari harga yang sudah setengah, jadi total diskonnya 75% dan Anda membayar seperempat harga.
Bagaimana menghitung diskon 50% + 20%?
Hitung berurutan: harga × 0,5 × 0,8. Total diskonnya 60%.